Jangan lihat jilbab sebagai pengekangan
Itu pakaian mereka melindungi ibu dan gadis kecil kami dari pandangan mata setan yang berkeliaran di jalanan
Buka sorbanmu dan jangan berlindung dibelakang sunnah rasul jika berteman hawa nafsu, poligami
Terbayang megahnya Babylonia?
Itu tinggal fatamorgana
Khalifah gemuk menutupi telinganya dengan harta
Matanya dihibur wanita cantik
Serakah, tertawa bahagia berpikir hidupnya kekal abadi sementara rakyatnya kurus, miskin dan kelaparan di jalanan
Siapa bilang kita butuh khalifah untuk menyatukan kita, kembali berjaya?
Kita adalah khalifah terhadap diri kita sendiri
Seperti anak yang meneruskan mimpi ayahnya
Beliau telah berlalu tapi seharusnya kitalah yang melanjutkan mimpinya
Tugas beliau tidak berhenti dengan ketiadaannya.
Jangan sama kan kami sebagai biang kekerasan
Beliau tidak memulai agama ini dengan pedang
Tapi kami takkan tinggal diam terhadap tiap jengkal tanah Palestina dan darah saudara kami
Jangan bermimpi mengembalikan kejayaan terbentang sampai Andalusia
Jika mesjid-mesjid indah kosong ditinggalkan pengikutnya
Pernahkah terlintas dipikiran bagaimana seandainya tidak berhasil mempertahankan tanah Palestina dan tak ada burung ababil melindungi ka'bah? Musnah?
Jangan bersedih yang terpenting bukan apa yang terlihat mata tapi apa yang bertahan di dalam hati
Karena dunia itu sementara
No comments:
Post a Comment